News
Kesepakatan untuk Percepat Kebijakan Transportasi Rendah Emisi
Senin, 24 Januari 2022, 16:45 WITA
beritabali/ist/Kesepakatan untuk Percepat Kebijakan Transportasi Rendah Emisi.
Penggunaan kendaraan listrik Grab telah dimulai sejak 2019 dengan mengusung program #LangkahHijau dan saat ini kami mengoperasikan 8.500 unit kendaraan listrik di beberapa kota.
"Kami akan terus mendukung peningkatan penggunaan kendaraan listrik dengan menargetkan total armada kami menjadi lebih dari 14.000 tahun ini, sehingga kendaraan listrik lebih terjangkau dan mudah diakses masyarakat,” jelas President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata.
Dengan armada kendaraan listriknya, Grab berupaya untuk mengurangi sekitar 4.600 ton emisi karbon yang setara penyerapan CO2 dari 200 ribu pohon dalam setahun. Grab juga telah meluncurkan 20 titik Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di DKI Jakarta, dan 7 titik SPBKLU di Provinsi Bali.
Presiden ITS Indonesia, William P. Sabandar mengatakan ITS Indonesia sebagai platform pengembangan mobilitas cerdas, transportasi digital dan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia mendukung penuh pelaksanaan Presidensi G20 di Bali.
Sebagai langkah konkret mendukung hal tersebut, ITS Indonesia menggalang para anggotanya dan mitra untuk melaksanakan sejumlah inisiatif kolaborasi dalam rangka mendorong percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Bali.
Dalam kolaborasi ini terlibat anggota ITS Indonesia dan beberapa mitra, antara lain: Grab Indonesia, Blue Bird, WRI Indonesia, Hyundai, Toyota Astra Motor, Gesits, VIAR, Honda Panasonic dan DEVA (Dewata Electric Vehicle Association).
Mereka ikut berkomitmen dan bersama-sama mewujudkan implementasi kendaraan listrik di Provinsi Bali melalui berbagai kegiatan yang memanfaatkan momentum pelaksanaan G20 pada tahun 2022 ini.
Penulis : Informasi Bali
Senin, 24 Januari 2022
Senin, 24 Januari 2022
Senin, 24 Januari 2022
Senin, 24 Januari 2022
Senin, 24 Januari 2022
Senin, 24 Januari 2022
Senin, 24 Januari 2022
Senin, 24 Januari 2022