News
Bupati Buleleng Dukung Penuh Program Sekolah Penggerak Kemendikbud
Selasa, 12 Januari 2021, 00:00 WITA
informasibali.com/ist
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Made Astika menyebutkan, berdasarkan rencana strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Renstra Kemendikbud) 2020-2024, bahwa salah satu agenda pembangunan pendidikan adalah peningkatan dan pemerataan mutu layanan pendidikan melalui program sekolah penggerak.
Program sekolah penggerak merupakan program yang bertujuan menciptakan sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan profil pelajar Pancasila.
Baca juga:
Biaya Haji 2022 Disepakati Rp39,8 Juta
Dengan fokus kepada kompetensi kognitif (literasi dan numerasi), serta non-kognitif (karakter) yang diawali dengan peningkatan pada kapasitas guru, kepala sekolah, dan pengawas.
"Kita bersama LPMP sudah melakukan sosialisasi, dan program ini diikuti oleh semua sekolah yang ada di Kabupaten Buleleng khusus sekolah SD dan SMP," sebutnya.
Selain memberikan sosialisasi sesuai arahan dari Kemendikbud RI berdasarkan beberapa pertimbangan. Termasuk kesanggupan dan komitmen pemerintah daerah. Maka program Sekolah Penggerak akan dilaksanakan secara bertahap dan mulai tahun 2021.
Untuk tahun ini akan dilaksanakan di 34 provinsi, 110 Kabupaten/Kota dan 2.500 satuan Pendidikan yang mencakup jenjang pendidikan PAUD, SD, SMP, SMA serta SLB. Program Sekolah Penggerak akan dilaksanakan dengan lima intervensi yang saling terkait.
Intervensi tersebut yaitu pendampingan konsultatif dan asimetris, penguatan SDM sekolah, pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi dan pengembangan karakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Termasuk perencanaan berbasis data dan digitalisasi sekolah.
Menurutnya program sekolah penggerak ini sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah yaitu mampu meningkatkan kompetensi SDM sekolah.
"Mempercepat peningkatan mutu pendidikan di daerah Menjadi daerah rujukan praktik baik dalam pembangunan sekolah penggerak serta memberikan efek multiplier dari sekolah penggerak ke sekolah lainnya, dan peluang mendapatkan penghargaan sebagai daerah penggerak pendidikan," pungkas Astika.
Penulis : Informasi Bali
Selasa, 12 Januari 2021
Selasa, 12 Januari 2021
Selasa, 12 Januari 2021
Selasa, 12 Januari 2021
Selasa, 12 Januari 2021
Selasa, 12 Januari 2021
Selasa, 12 Januari 2021
Selasa, 12 Januari 2021