Toyota Suntik Mati Sedan Camry di Jepang
informasibali.com/cnnindonesia.com/Toyota Suntik Mati Sedan Camry di Jepang
Toyota memutuskan menyudahi penjualan sedan Camry di Jepang pada akhir tahun ini usai kariernya berlangsung selama 43 tahun. Walau setop di Jepang, Camry tetap dijual di pasar global.
Toyota sudah menyetop pemesanan Camry di Jepang dan pengembangan model yang saat ini dilakukan eksklusif hanya untuk pasar ekspor.
Camry merupakan produk global Toyota yang sudah mencapai 10 generasi dan terjual lebih dari 21 juta unit di 100 negara. Generasi ke-10 hadir pada 2017.
Walau begitu sedan yang mendapat nama dari bahasa Jepang yang berarti mahkota (crown) ini tak populer di dalam negeri. Pada tahun lalu Camry cuma terjual 6.000 unit, sedangkan di pasar global laku total 600 ribu unit, lebih dari 295 ribu unitnya di Amerika Serikat.
Camry adalah mobil penumpang terlaris di Amerika Serikat selama 15 tahun berturut. Sedan ini digemari karena fungsional, mudah dioperasionalkan, interior lega dan mobil bekasnya punya nilai tinggi.
Keputusan Toyota ini diduga akibat preferensi konsumen di Jepang yang menginginkan mobil ukuran lebih besar seperti SUV dan MPV. Pada tahun lalu Nissan sudah mengakhiri Fuga dan Honda memensiunkan Legend.
Toyota saat ini masih menjual sedan Century, Corolla dan Mirai serta mobil kecil lainnya.
Camry diperkenalkan pertama kali di Jepang pada 1980 dan sudah terjual 1,3 juta unit. Sedangkan di Amerika Serikat, Camry tercatat laku sekitar 13 juta unit.(sumber: cnnindonesia.com)
Penulis : bbn/net
Editor : Putra Setiawan
Otomotif Lainnya
Berita Lainnya