Teten Masduki Matangkan Kesiapan UMKM Sambut MotoGP

beritabali/ist/Teten Masduki Matangkan Kesiapan UMKM Sambut MotoGP.

Sebagai salah satu Menteri yang ditunjuk Presiden Jokowi untuk mematangkan persiapan MotoGP Maret ini di Mandalika, Lombok Tengah, Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki melakukan kunjungan kerja ke Lombok, Rabu (26/1). 

Kunjungan Teten adalah sebagai bentuk dukungan MotoGP, terutama bagaimana agar UMKM dapat mengambil manfaat dari event tersebut. 
Kedatangan Menkop Teten Masduki, dalam rangka mematangkan kesiapan UMKM dalam memasarkan produk-produk lokal saat event MotoGP berlangsung.
“Kita kesini sebagai support system MotoGP. Selain itu juga untuk re-design program PLUT,” kata Menteri Teten, yang disambut Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah dan jajaran OPD di Bandara Lombok. 
Menkop UKM berharap, bahwa event MotoGP pada Maret mendatang dapat menarik investasi, wisatawan dan meningkatkan perdagangan.
“Nantinya kita ingin, MotoGP ini bisa menarik investasi, turis dan meningkatkan perdagangan,” lanjutnya.
Sebanyak 1.023 UMKM di Nusa Tenggara Barat akan dilibatkan dalam perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 18-20 Maret 2022. Dari 1.023 UMKM tersebut terbanyak bergerak di usaha kuliner, selanjutnya fesyen, kerajinan, industri otomotif, tenun, dan lainnya.
Data 1.023 UMKM ini baru data sementara. Karena datanya dari kabupaten dan kota, termasuk UMKM yang dibina BUMN, BUMD, maupun swasta belum masuk semua.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Nusa Tenggara, Ahmad Masyuri mengatakan, semua UMKM diajak berpartisipasi, baik yang sudah di kurasi maupun belum. Nantinya UMKM ditempatkan di sejumlah titik baik di luar maupun dalam areal Sirkuit Mandalika.
Sedangkan untuk di areal sirkuit ada enam titik yang disiapkan, yakni satu di parkir timur, satu di parkir barat, tiga di areal dalam sirkuit dan satu di "beach park" Mandalika.
UMKM yang dilibatkan untuk menyambut MotoGP selain dari binaan pemerintah provinsi dan pemda kabupaten/kota juga berasal dari binaan sejumlah BUMD dan BUMN, termasuk swasta. Misalnya Bank Indonesia dan BRI yang sudah memiliki UMKM binaan sendiri-sendiri.
Mereka yang terlibat pada kegiatan World Superbike (WSBK) November 2021, sebanyak 330 UMKM, sedangkan pada ajang MotoGP jumlahnya jauh lebih besar saat WSBK, bahkan akan bertambah. 
Pemerintah Provinsi NTB mendorong BUMN, BUMD, dan swasta di wilayah itu untuk ikut berperan dan memfasilitasi UMKM lokal NTB bisa tampil dan menjual hasil produknya.


Penulis : Informasi Bali


 
Wisata Lainnya
Berita Lainnya