Elon Musk Ganti Logo Twitter Jadi Doge, Kripto Meroket 30 Persen
informasibali.com/bisnis.com/Elon Musk Ganti Logo Twitter Jadi Doge, Kripto Meroket 30 Persen
Chief Eksekutif Officer (CEO) Twitter dan Tesla Elon Musk mengejutkan dunia dengan mengubah logo burung biru Twitter menjadi logo mata uang kripto berupa anjing Shiba lnu alias Dogecoin.
Dilansir dari CoinMarketCap.com Selasa (4/4/2023), Dogecoin naik dari US$0,077 menjadi US$0,10 dalam waktu 30 menit. Adapun, dogecoin adalah mata uang kripto paling berharga kedelapan, dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$13 miliar.
Meski demikian, perubahan logo Twitter menjadi dogecoin ini hanya diciptakan sebagai lelucon sang miliarder. Seperti diketahui, Elon Musk sering kali bercanda tentang koin tersebut selama bertahun-tahun.
Dia bahkan memulai tagar #DogeToTheMoon di Twitter, yang kembali menjadi tren.
Meski demikian tidak sedikit yang mempertanyakan, apakah aksi yang dilakukan Elon Musk keterlaluan?
Dilansir dari Business Today, pergantian logo ini dilakukan beberapa hari setelah pengacara Twitter dan Elon Musk meminta hakim federal untuk membatalkan gugatan senilai $258 atau sekitar Rp3.861 triliun dari tahun 2022 yang menuduh miliarder tersebut memanipulasi harga dogecoin dan menaikkan harganya hingga lebih dari 36.000 persen.
Elon Musk mengonfirmasi langkahnya untuk mengubah logo dengan gayanya lengkap dengan men-tweet meme tentang hal itu sambil juga menyindir Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat (AS).
CEO SpaceX itu juga membuat cuitan tangkapan layar dari obrolan lama dan berkata: "Seperti yang dijanjikan."
Pada Desember 2021, Tesla mengumumkan akan menerima dogecoin untuk beberapa barang dagangan. Pada saat itu, Elon Musk menjelaskan di Twitter bahwa Tesla akan melihat perkembangannya.
Dogecoin naik lebih dari 20 persen setelah tweet tersebut. Pada Januari 2022, ketika miliarder tersebut mengumumkan di Twitter bahwa pembayaran dogecoin sudah aktif, mata uang kripto ini melonjak sebanyak 15 persen.(sumber: bisnis.com)
Penulis : bbn/net
Editor : Putra Setiawan
Bisnis Lainnya
Berita Lainnya