Ada Gelombang Covid, Menko Airlangga Optimis Pertumbuhan Ekonomi Naik
bbn/economy.okezone.com/Ada Gelombang Covid, Menko Airlangga Optimis Pertumbuhan Ekonomi Naik
Meski awal tahun ini perkembangan pandemi menyababkan adanya gelombang lagi, namun pertumbuhan ekonomi dirasa akan tetap naik.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto optimistis pertumbuhan ekonomi positif bakal berlanjut di tahun 2022. Dia bahkan memproyeksi, pertumbuhan ekonomi kuartal I 2022 tembus di atas 5 persen year on year (yoy).
Airlangga menuturkan, pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2022 itu melanjutkan akselerasi di kuartal IV 2021 yang baru saja diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS). Pada kuartal IV 2021, ekonomi RI tumbuh 5,02 persen (yoy). Hal ini membuat pertumbuhan sepanjang 2021 mencapai 3,69 persen (yoy).
Baca juga:
Kripto Bervariasi, Bitcoin Mampu Unjuk Gigi
Di sisi lain, penanganan pandemi masih menjadi fokus utama pada tahun ini. Pihaknya sudah menyiapkan anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mencapai Rp 455,62 triliun yang terdiri dari 3 klaster.
Anggaran untuk penanganan kesehatan Rp 122,5 triliun, program perlindungan masyarakat sebesar Rp 154,8 triliun, dan penguatan PEN Rp 178,3 triliun.
"Di mana untuk penanganan pasien Rp 32,96 triliun, walaupun akibat Delta kemarin masih ada yang di-carry over, besarnya Rp 23,6 triliun," tandas Airlangga. Sebagai informasi, BPS melaporkan, ekonomi RI tumbuh 5,02 persen (yoy) di kuartal IV 2021 dan 1,06 persen (q to q).
Komponen konsumsi rumah tangga yang tumbuh 3,55 persen (yoy) masih mendominasi struktur PDB dengan share mencapai 52,91 persen. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi masih terkonsentrasi di Jawa dengan share 57,89 persen.
Pertumbuhan ekonomi di Jawa sendiri mencapai 3,66 persen pada tahun 2021. Kemudian, diikuti pertumbuhan Sumatera sebesar 21,70 persen, Kalimantan 8,25 persen, Sulawesi 6,89 persen, Bali dan Nusa Tenggara 2,78 persen, serta Maluku dan Papua 2,49 persen.
Penulis : Informasi Bali
News Lainnya
Berita Lainnya